Penguatan Implementasi Pendidikan Inklusif melalui Sosialisasi Kebijakan dan Praktik Layanan Pendidikan yang Aksesibel
Keywords:
pendidikan inklusif, layanan aksesibel, pendampingan, pendidikan khususAbstract
Pendidikan inklusif merupakan upaya strategis untuk memastikan setiap peserta didik, termasuk peserta didik berkebutuhan khusus, memperoleh kesempatan belajar yang setara, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhannya. Namun, implementasi pendidikan inklusif pada jenjang SMA/SMK masih menghadapi tantangan dalam pemahaman kebijakan dan penerapan layanan pendidikan yang aksesibel. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman dan kompetensi kepala sekolah serta guru dalam mengimplementasikan pendidikan inklusif melalui sosialisasi kebijakan dan praktik layanan pendidikan yang aksesibel. Kegiatan dilaksanakan selama delapan minggu, mulai 13 April hingga 13 Juni 2026, dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas kepala sekolah dan guru SMA/SMK penyelenggara pendidikan inklusif serta guru SLB di Kabupaten Sampang. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi, workshop, diskusi interaktif, studi kasus, simulasi, praktik, refleksi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep dan kebijakan pendidikan inklusif serta penguatan kompetensi dalam mengidentifikasi kebutuhan peserta didik, menerapkan pembelajaran fleksibel, mengembangkan media dan asesmen yang aksesibel, serta memberikan akomodasi yang layak. Kegiatan juga memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam mendukung keberlanjutan implementasi pendidikan inklusif di Kabupaten Sampang.